
“Kami menampilkan beberapa pertunjukan dari anak-anak yang selama ini belum pernah tampil di tingkat kota. Kita memang memilih mereka yang belum pernah tampil di panggung depan agar memiliki kesempatan yang sama untuk bersuara dan berkarya,” ujar Rakhmawati.
Ia menambahkan, puncak peringatan HAN merupakan penutup dari sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari Suara Anak Kota Bogor, nonton bersama anak yatim dan penyandang disabilitas, Bermain Bersama Anak Panti, hingga Festival Edukasi Anak.
“Total ada sekitar 700 sampai dengan 800 anak yang terlibat langsung, baik sebagai penampil maupun panitia,” jelasnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Bogor berharap semakin banyak anak memperoleh ruang untuk berekspresi, menyampaikan aspirasi, dan mengembangkan potensi di lingkungan yang aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang mereka.


Tidak ada komentar