
BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan tidak akan mentoleransi kontraktor yang mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Hal itu dikatakan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyusul masih ditemukannya kondisi yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan di sekitar proyek trase baru Batutulis.
Pantauan di lapangan masih adanya sisa tanah yang tercecer di badan jalan. Kondisi tersebut dinilai berisiko, khususnya bagi pengendara sepeda motor, meskipun pihak kontraktor mengklaim telah melakukan pembersihan dan penyemprotan secara berkala.
Menurut Dedie, seluruh kontraktor harus memastikan pelaksanaan pekerjaan memenuhi standar K3, baik untuk keselamatan pekerja maupun masyarakat di sekitar proyek. Ia menegaskan tidak akan ragu memberikan teguran apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan tersebut.


Tidak ada komentar