Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Taman Sari akan memberikan bantuan berupa empat unit tong plastik sebagai wadah lubang biopori ke seluruh RW di wilayahnya Jakarta – Kelurahan Taman Sari menargetkan 32 lubang biopori sebagai wadah pemilahan sampah organik di delapan RW. Hingga awal Juni ini, telah dibuat tujuh lubang biopori di dua wilayah RW. Lurah Taman Sari, Abdul Malik Raharusun mengatakan, pada hari ini pihaknya membuat empat unit lubang biopori menggunakan tong plastik di Jalan Mangga Besar 4c RT 05/01. Lubang biopori itu memiliki diameter sekitar 40 sentimeter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
“Selain berfungsi sebagai resapan air, lubang biopori ini kita manfaatkan untuk melakukan pemilahan sampah organik,” katanya, Senin (15/6).


Tidak ada komentar