
BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mempersiapkan pengembangan layanan transportasi massal BisKita dengan menargetkan uji coba koridor 3 dan 4 dapat dimulai pada 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kedua koridor tersebut akan resmi melayani masyarakat pada awal 2027.
Sejumlah aspek tengah disiapkan, mulai dari penambahan armada, skema operasional, penentuan tarif, hingga integrasi dengan angkutan kota (angkot) sebagai layanan pengumpan atau feeder.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan, pengoperasian enam koridor BisKita membutuhkan total 68 unit bus. Sementara armada yang dimiliki saat ini baru mencapai 49 unit sehingga masih terdapat kekurangan sebanyak 19 bus.
“Ya, kami membahas tentang rencana implementasi koridor 3 dan 4. Koridor 3 dan 4 ini tahun ini kami akan matangkan. Karena kebutuhan total bis untuk 6 koridor ini ada di 68 bis,” ujar Dedie, Kamis (9/7/2026).


Tidak ada komentar