DEPOK, Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri memperkuat ketahanan ideologi generasi muda melalui sosialisasi kebangsaan kepada puluhan anggota Paskibraka Kota Depok. Kegiatan ini bertujuan membentengi pelajar dari pengaruh intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, hingga praktik perundungan (bullying).
Sosialisasi bertajuk “Paskibraka Tangguh Ideologi Pancasila” itu digelar di Aula Perpustakaan Balai Kota Depok, Selasa (14/7), hasil kolaborasi Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Satgaswil DKI Jakarta, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok.
Sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas anggota Paskibraka tingkat sekolah se-Kota Depok yang telah terpilih serta pengurus Purna Paskibraka Kota Depok.
Pembekalan ini merupakan bagian dari pendidikan dan pelatihan bagi calon anggota Paskibraka yang dipersiapkan menjadi teladan sekaligus agen penggerak nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Materi disampaikan oleh IPDA Audi Aqshal Afandi, S.Pd., M.M., dari Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri. Dalam pemaparannya, peserta diberikan penguatan mengenai ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta ancaman intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) yang kini menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan remaja.
Tak hanya itu, peserta juga diajak memahami dampak perundungan terhadap perkembangan psikologis anak. Densus 88 menilai praktik bullying dapat menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya perilaku agresif maupun kekerasan apabila tidak ditangani sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, para anggota Paskibraka didorong memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi, tidak mudah terpengaruh ajakan yang mengandung unsur kebencian maupun kekerasan, serta berani menolak praktik perundungan di lingkungan sekolah.
Mereka juga diharapkan mampu membangun budaya toleransi, menghargai perbedaan, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Depok Dr. Dudi Miras, M.Si., Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Indra Kusuma, serta Kepala Seksi Kesbangpol Kota Depok Anis.
Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar upaya mencegah penyebaran paham ekstrem dan membangun karakter pelajar yang toleran.


Tidak ada komentar