Ini Agenda Festival Merah Putih Semarakan HUT RI ke 81

Ayat Humaeni
26 Jul 2026 15:14
News 0 30
3 menit membaca

BOGOR – Festival Merah Putih (FMP) 2026 kembali digelar di Kota Bogor dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas, hingga pelaku usaha selama lebih dari satu bulan.

Pembukaan festival dala memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 81 itu dijadwalkan berlangsung di Makorem 061/Suryakancana pada 31 Juli 2026. Setelah itu, rangkaian kegiatan akan berlangsung di sejumlah titik di Kota Bogor hingga penutupan pada 30 Agustus 2026 di Lanud Atang Sendjaja.

Ketua Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, mengatakan festival tahun ini dirancang bukan hanya sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai persatuan dan kebangsaan.

“Festival Merah Putih bukan sekadar perayaan rutin tahunan, melainkan wujud nyata kebersamaan seluruh elemen warga Kota Bogor dalam merawat kebhinekaan dan memupuk rasa cinta tanah air. Melalui berbagai agenda sosial, edukasi, dan ekonomi kreatif, kami ingin memastikan kemeriahan kemerdekaan ini dirasakan langsung kebermanfaatannya oleh masyarakat luas,” kata Syahril dalam konferensi pers di Hotel 101 Bogor, Minggu (26/7/2026).

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan gerakan Memerahputihkan Bogor yang dibarengi penataan pencahayaan bertema merah putih di kawasan Lawang Salapan mulai 28 Juli hingga 31 Agustus. Tradisi pengibaran dan penurunan bendera di Tugu Kujang juga kembali menjadi agenda rutin sepanjang Agustus dengan melibatkan pelajar, anggota Pramuka, dan Paskibra.

Kirab Merah Putih yang menjadi salah satu ikon festival dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus. Ribuan peserta dari lebih dari 40 kontingen akan mengikuti pawai pembentangan bendera raksasa dengan rute dari Jalan Otto Iskandardinata menuju Pusdiksi.

Pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2026, panitia juga menggelar doa bersama lintas agama di Tugu Kujang yang dihadiri tokoh agama dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor.

Tak hanya mengusung semangat nasionalisme, Festival Merah Putih juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya donor darah, bakti sosial ke panti jompo dan panti asuhan, program Wakaf Tanaman Alpukat untuk penghijauan, serta fasilitasi sertifikasi tanah wakaf bekerja sama dengan ATR/BPN Kota Bogor.

Bidang pendidikan turut menjadi perhatian melalui program Generasi Emas Merah Putih. Sebanyak 1.000 siswa SD akan mengikuti Wisata Kebangsaan ke Museum Kepresidenan Balai Kirti, sedangkan 1.000 siswa SMP dijadwalkan mengikuti Wisata Perjuangan di Museum PETA. Selain itu, akan digelar Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) tingkat SD hingga SMA pada 29 Agustus di SVI IPB.

Festival juga diramaikan berbagai kegiatan olahraga dan ekonomi kreatif. Padel Merah Putih Championship akan digelar pada 15 Agustus, sementara Festival Kopi Legendaris di Lapangan Sempur pada 21–23 Agustus menghadirkan puluhan pelaku UMKM kuliner dan kedai kopi legendaris. Panggung Fashion Show Kids Lawang Salapan yang melibatkan anak-anak panti asuhan juga menjadi bagian dari rangkaian acara pada 28 Agustus.

Syahril berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian Festival Merah Putih hingga acara penutupan.

“Kami mengundang seluruh warga Kota Bogor dan sekitarnya untuk hadir meramaikan acara penutupan di Lanud Atang Sendjaja. Mari kita satukan langkah dan gelorakan semangat kebangsaan ini bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x